Tuesday, August 5, 2008

About The Artist

"SEBERKAS SINAR"


Seni merupakan jiwa dalam hidup manusia. Seni telah hidup sepanjang kehidupan manusia itu sendiri. Tawa, tangis, sendu, lara, gairah mewarnai hidup, memacu manusia untuk meluapkan hasratnya, juga untuk menghasilkan seni. Sesuatu yang sangat unik, terkadang aneh, sulit dipahami, namun terus hidup dalam langkah peradaban dunia. Coretan, lukisan, pahatan, tiupan, hentakan, semua memiliki makna dalam seni.



Coretan di atas batu, relief, coretan di atas kertas sampai dengan kanvas memberikan arti tersendiri yang terkadang abadi sifatnya.

Sangat mengherankan bahwa coretan manusia mana pun memiliki makna yang berarti. Menyiratkan isi hati, pemikiran bahkan emosi si pencoret. Untuk itu seorang gadis cilik telah memilih hidupnya untuk menumpahkan semua itu ke dalam coretannya. Hidupnya adalah mencoret, menarik garis dan menyemburatkan warna. Ini duniaku katanya. Semua rasa takut, rendah diri dan malu dibuangnya melalui dunia itu. Ini aku, katanya melalui lukisannya.

Avanti Sukmalanu atau Avanti Sunu namanya. Panggil saja dia: Ava.

Kiprahnya di dunia seni belumlah lama. Namanya pun bukanlah nama besar di belantara seni Indonesia. Baginya seni adalah gejolak jiwa, tak dapat dipaksa untuk datang, namun dengan segenap rasa cintanya pada dunia seni ia mampu menorehkan beberapa catatan perjalanan sebagai berikut:

2004, Avanti menjadi finalis di "Asia Pacific Drawing Competition" yang finalnya dilaksanakan di Singapore. Avanti merupakan satu-satunya wakil dari Indonesia.

2006, di usia 13 tahun Avanti menjadi finalis "Kompetisi Lukis Remaja Nasional 2006" (usia 13-20 tahun) yang diselenggarakan oleh YSRI (Yayasan Seni rupa Indonesia), tersaring dari sekitar 375 peserta seluruh Indonesia.

2007, di usia 14 tahun Avanti menjadi finalis "Kompetisi Lukis Remaja Nasional 2007" (usia SMP-SMA) yang diselenggarakan oleh YSRI (Yayasan Seni rupa Indonesia), tersaring dari sekitar 350-400 peserta seluruh Indonesia.

2008, diusia 15 tahun Avanti kembali menjadi finalis "Kompetisi Lukis Remaja Nasional 2008" (usia SMP-SMA) yang diselenggarakan oleh YSRI, tersaring dari sekitar 200 peserta seluruh Indonesia. Saat ini proses final masih berlangsung.

2009-2010, Avanti menjadi pemenang pertama "Wall Magazine Competition" yang diadakan oleh "High End Teen" Magazine. Untuk itu Avanti mendapatkan beasiswa untuk belajar senin di UIC Design College Jakarta selama 2 tahun + 1 tahun di Inggris yang akan diambilnya setelah menyelesaikan SMA nya.

2010, Avanti lolos seleksi pertukaran pelajar AFS dan saat ini tinggal di Italy selama 11 bulan. Sembari belajar sebagai pelajar pada umumnya ia akan bertugas menjadi duta pertukaran budaya Indonesia-Italy, dan menambah wawasannya tentang salah satu pusat seni dunia ini.

Sejak 2004 karya-karya Avanti telah dipamerkan dalam ajang 7 kali pameran bersama, antara lain diselenggarakan di hotel Sahid Jaya, hotel Crowne Plaza, Taman Ismail Marzuki, YDBA Gallery dan Senayan City.



1 comment:

Delfina Setiawati said...

Ass.Wr.Wb.
Dear Ava,
Time really flies....

Kalau dulu bu Delfi panggilnya hai nak...sekarang sudah hai Gadis...

I am amazed and happy to see your growth physically and physically

Insya Allah apa yang Ava lakukan selalu menjadi suatu proses tak henti dari belajar menjadi manusia peduli

Bu Delfi lihat Ava benar-benar berkembang dan tetap membawa sensitivitas Ava terhadap sesama dalam relung-relung batin yang Ava tuangkan dalam lukisan-lukisan yang Ava kreasikan.

Mudah-mudahan kepedulian Ava itu bisa menolong Ava melakukan sesuatu di luar lukisan-lukisan yang sangat menyentuh jiwa....Amin

Salam sayang dan sukses ya...
Wass.Wr.Wb.
Bu Delfi